Kegiatan pelayanan kesehatan di Bogor Utara
Etheldreda Oleshya Keylavan Wibowo Vieira atau biasa disapa Oshya, adalah remaja asal Kupang, Nusa Tenggara Timur. Remaja dengan potensi menjanjikan itu dalam usianya yang sangat belia, kelas 5 sekolah dasar, merupakan salah satu dari 31 peserta program Remaja Wadah Indonesia (Rewind) pertama di tahun 2015. Rewind adalah program pendidikan karakter untuk para remaja melalui pelatihan dasar kepemimpinan yang diselenggarakan Yayasan Wadah di Desa Arjasari, Bandung, Jawa Barat pada 29 Juli-1 Agustus 2015. Kegiatan ini diikuti para remaja dari berbagai komunitas Wadah di Jabobek, Yogyakarta, Jawa Barat dan kawasan Indonesia timur.
Keikutsertaan Oshya dalam kegiatan Rewind bukanlah tanpa alasan. Sejak duduk di bangku SD kelas 3 dia sudah terbiasa dengan berbagai kegiatan sosial seperti pengobatan gratis dan pendampingan belajar di Kelompok Umat Basis (KUB) lingkungan rumah. Pengalaman-pengalaman berharga ini menumbuhkan rasa empati dan kepedulian kepada orang lain dalam dirinya. Melihat motivasi Oshya yang cukup tinggi dalam berbagai kegiatan sosial, ayahnya mendorong dia untuk mengikuti kegiatan Rewind tersebut.
Rewind Membuka Jalan ke Masa Depan
Esensi Rewind tidak hanya berhenti pada pengembangan keterampilan praktis saja. Program itu menjadi perjalanan spiritual yang mengubah pandangannya. Oshya menemukan bahwa pelajaran paling berkesan dalam kegiatan remaja tersebut adalah pentingnya untuk senantiasa bersyukur, bersikap rendah hati, dan mempraktikkan gaya hidup sederhana.

Sesi melatih kerja sama dalam kegiatan REWIND 2015
Ini adalah kali pertama ia merefleksikkan hidupnya secara mendalam. Keterampilan yang diasah sejak muda, seperti menyampaikan pendapat dengan lugas, berpikir kritis dalam setiap stiuasi, dan keterampilan berbicara di depan umum, kini menjadi modal berharga bagi Oshya menyongsong masa depannya.
“Program Rewind mengajarkanku kemandirian, kepercayaan diri, dan pentingnya bersyukur, serta membentukku menjadi pribadi yang lebih baik,“ ujar Oshya
Secara keseluruhan, Oshya merasa bahwa Rewind telah menjadikannya pribadi yang lebih baik, baik dari segi soft skill maupun hard skill. Setiap ajaran, setiap interaksi, dan setiap tantangan dalam Rewind berhasil ia internalisasi dan terapkan ke dalam setiap gerak kehidupannya. Termasuk saat ia aktif dalam berbagai organisasi selama masa sekolah. Pengalaman holistik ini tidak hanya membentuk karakter yang kuat dan mandiri, tetapi juga secara fundamental mempersiapkannya menghadapi segala dinamika dalam meraih puncak kesuksesan yang tak terbatas di masa depan. Oshya bukan sekedar peserta, ia adalah bukti nyata dari kekuatan transformasi inspirasi bagi setiap remaja yang bermimpi untuk tumbuh dan berkembang secara maksimal.

Penutupan acara REWIND 2015
Jadi Mahasiswi Kedokteran Unhan


Pelayanan Kesehatan di daerah Bencana Aceh Tamiang
Pada tahun 2022, Oshya berhasil diterima di Fakultas Kedokteran Militer, Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan), Bogor, Jawa Barat. Ini merupakan sebuah pencapaian yang sangat membanggakan bagi Oshya, yang baru saja menyelesaikan tugas akhir pada bulan lalu dan saat ini sedang menunggu dimulainya program kepaniteraan klinik (koas). Selain itu, dia juga berkontribusi aktif sebagai anggota organisasi Asian Medical Student Association (AMSA), dan menerapkan setiap pengalaman yang ia peroleh dari Rewind untuk memberikan dampak nyata pada dirinya.

Kegiatan AMSA (Asian Medical Student Association)
Di balik kesibukannya sebagai calon dokter militer, kenangan akan program Rewind tetap terukir dalam benaknya. Ia mengganggap program pembentukan karakter tersebut sebagai fase pendewasaan yang sangat berarti. Jauh dari orang tua, tinggal di warga setempat, dan hidup mandiri menjadi tantangan yang membentuk karakternya seperti menempa inisiatifnya, mengasah kemampuan berinteraksi dengan beragam individu, menguatkan keterampilan berbicara di depan umum dan membangun kepercayaan diri yang tangguh.
Author: Verena Ogilvie Payatei Wibowo
Editor: Zul Herman





