{"id":28865,"date":"2026-02-03T09:32:47","date_gmt":"2026-02-03T02:32:47","guid":{"rendered":"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/?p=28865"},"modified":"2026-02-03T20:53:24","modified_gmt":"2026-02-03T13:53:24","slug":"ripple-effects-the-story-of-two-women-changing-the-world-through-small-acts","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/id\/ripple-effects-the-story-of-two-women-changing-the-world-through-small-acts\/","title":{"rendered":"Ripple Effects: Kisah Dua Perempuan yang Mengubah Dunia dari Hal-Hal Kecil"},"content":{"rendered":"<p>Bayangkan sebuah batu kecil jatuh ke air yang tenang. Riak-riak bergerak ke luar, pelan pada awalnya, lalu melebar. Seperti itulah kebaikan bekerja\u2014kecil di awal, namun mampu menyentuh tepian yang jauh. Ukurannya tak pernah sebanding dengan gemanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Inilah kisah dua perempuan Indonesia yang membuktikan kebenaran analogi tersebut: Listyaningsih yang suka dipanggil Bunda Lis dari Kebon Tebu, Penjaringan, Jakarta Utara, dan Dwi Septiani dari Warabal, Bogor. Keduanya tidak menyandang gelar yang mentereng. Mereka tidak bergelar profesor atau memimpin organisasi besar. Namun ketika tetangganya  menyebut nama mereka, nada suara mereka menjadi berubah. Ada secercah harapan yang hadir.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Bermula dari Hal Sederhana<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pada masa itu, di Kebon Tebu, menjadi lulusan SMA sudah dianggap pencapaian luar biasa. Di tengah keterbatasan ini, Bunda Lis menyaksikan anak-anak tumbuh tanpa kesempatan belajar. Ada kekosongan yang menunggu untuk diisi. Maka ia memulai dengan cara paling sederhana: mengumpulkan anak-anak di rumahnya, bernyanyi dan membuat yel-yel bersama. Tidak ada kurikulum, hanya kehangatan di balik setiap gerakan dan niat tulus yang ada disetiap pertemuan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.36.59-1024x1024.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-28867\" style=\"width:406px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.36.59-1024x1024.jpeg 1024w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.36.59-300x300.jpeg 300w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.36.59-150x150.jpeg 150w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.36.59-768x768.jpeg 768w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.36.59-12x12.jpeg 12w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.36.59.jpeg 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><em><sup>Bunda Lis bersama anak-anak di Kebon Tebu Penjaringan tahun 2007<\/sup><\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, Dwi\u2014yang akrab disapa Uwi\u2014sejak belia sudah menunjukkan karakter khasnya. Setiap mendapat uang jajan, ia diam-diam memberikannya kepada teman yang lebih membutuhkan. \u201cDwi tidak pernah memberitahu saya bahwa dia memberikan uang jajannya kepada temannya,\u201d kenang Kiswanti, ibunya yang juga seorang aktivis literasi dan tokoh masyarakat  di kampungnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.37.44-1024x1024.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-28868\" style=\"width:406px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.37.44-1024x1024.jpeg 1024w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.37.44-300x300.jpeg 300w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.37.44-150x150.jpeg 150w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.37.44-768x768.jpeg 768w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.37.44-12x12.jpeg 12w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.37.44.jpeg 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><em><sup>Dwi saat masih remaja tahun 2008<\/sup><\/em><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Bertumbuh Bersama Yayasan Wadah<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dorongan berubah menjadi aksi ketika tekad bertemu arah yang tepat. Di sinilah Yayasan Wadah Titian Harapan (Wadah) hadir sebagai mitra perjalanan mereka. Bunda Lis mendapat dukungan untuk mengembangkan kemampuan mengajarnya dan mengubah PAUD yang awalnya program pembelajaran dijalankan dengan inisiatif pribadinya, menjadi lembaga yang lebih terstruktur hingga akhirnya meraih akreditasi B.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.38.41-1024x1024.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-28869\" style=\"width:396px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.38.41-1024x1024.jpeg 1024w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.38.41-300x300.jpeg 300w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.38.41-150x150.jpeg 150w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.38.41-768x768.jpeg 768w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.38.41-12x12.jpeg 12w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.38.41.jpeg 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><em><sup>Bunda Lis mengajari anak-anak di PAUD Al-Hidayah<\/sup><\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Bagi Dwi, Yayasan Wadah sangat Istimewa, karena lembaga nirlaba  ini menjadi tempat ia menemukan panggilan hidupnya. Dari peserta belajar biasa, ia dipercaya membantu mengajar PAUD dan bimbingan belajar, hingga akhirnya menjadi staf dan dipercaya memimpin Rumah Daerah Wadah di Bogor tahun 2020. Yayasan Wadah tidak hanya memberi wadah\u2014tetapi juga menumbuhkan potensi Dwi yang selama ini tersembunyi. Anak kedua Bunda Kis ini kini menjadi fasilitator di Yayasan Wadah dan memimpin sejumlah program bersama komunitas.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-28f84493 wp-block-columns-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.39.29-1-1024x1024.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-28871\" srcset=\"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.39.29-1-1024x1024.jpeg 1024w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.39.29-1-300x300.jpeg 300w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.39.29-1-150x150.jpeg 150w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.39.29-1-768x768.jpeg 768w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.39.29-1-12x12.jpeg 12w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.39.29-1.jpeg 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.47.22-1024x1024.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-28872\" srcset=\"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.47.22-1024x1024.jpeg 1024w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.47.22-300x300.jpeg 300w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.47.22-150x150.jpeg 150w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.47.22-768x768.jpeg 768w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.47.22-12x12.jpeg 12w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.47.22.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p><em><sup>Dwi mengajari anak-anak di PAUD Nurul Qalbu<\/sup><\/em> <em><sup>&#8211; <\/sup><\/em> <em><sup>Dwi bersama rekan kerja di Wadah<\/sup><\/em><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Filosofi yang Membimbing<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Bunda Lis menjalani hidup dengan satu kebenaran: kebahagiaan tumbuh ketika ia bisa mengangkat martabat orang lain. Jiwanya menemukan kedamaian dalam memberi, bukan karena pamrih  tetapi karena terasa benar.<\/p>\n\n\n\n<p>Dwi memiliki filosofi tak kalah mendalam: \"Kalau kamu ingin mengalir seperti air, itu bagus. Tapi jangan pernah mengalir ke tempat yang kotor, karena itu akan mencemari semuanya.\" Ia juga selalu menekankan untuk melihat dampak jangka panjang dari suatu bantuan, bukan kepuasan sesaat, seperti yang disampaikan suaminya.<\/p>\n\n\n\n<p>\"Bunda Lis bukan diktator. Beliau melihat kami sebagai setara,\" ungkap salah satu rekannya. Hal serupa terlihat pada Dwi\u2014ketika ia menjadi staf Yayasan Wadah dan dipercaya memimpin Rumah Daerah Wadah di Bogor tahun 2020, ia tetap menjadi rekan, bukan atasan.<\/p>\n\n\n\n<p>Keduanya juga piawai menumbuhkan potensi orang lain. Bunda Lis mengubah seorang guru pemalu menjadi wali kelas yang percaya diri. Sementara itu, Dwi mengajarkan rekan-rekannya cara mengendalikan emosi saat mengajar. Di Warabal, pola regenerasi indah telah terbentuk dengan baik\u2014yang dulunya murid kini menjadi guru dan pengurus.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Mendefinisikan Ulang Kesuksesan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Langkah kecil yang konsisten akan membuahkan hasil nyata. Bunda Lis, saat ini telah menjadi seorang Sarjana Pendidikan anak usia dini dan mengembangkan kegiatannya tak hanya di PAUD, kini ia mulai membuka kursus pelatihan komputer dan membangun tim.  Sementara itu, Dwi mengaku pandangan hidupnya berubah total: \u201cDulu saya pikir sukses itu mobil mewah dan rumah besar. Ternyata saya salah. Sukses adalah ketika kita bisa membuat orang tersenyum. Saya bisa membayangkan senyum mereka\u2014dan saya bahagia.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Bunda Lis pun tak berpuas hati dengan  apa yang sudah berhasil dicapainya. \u201cSaya tidak puas. Saya akan terus belajar menjadi teman, pemimpin, dan pembina yang mengutamakan kesejahteraan semua.\u201d<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-28f84493 wp-block-columns-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.42.54-1024x1024.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-28873\" srcset=\"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.42.54-1024x1024.jpeg 1024w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.42.54-300x300.jpeg 300w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.42.54-150x150.jpeg 150w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.42.54-768x768.jpeg 768w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.42.54-12x12.jpeg 12w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.42.54.jpeg 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.44.29-1024x1024.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-28874\" srcset=\"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.44.29-1024x1024.jpeg 1024w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.44.29-300x300.jpeg 300w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.44.29-150x150.jpeg 150w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.44.29-768x768.jpeg 768w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.44.29-12x12.jpeg 12w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.44.29.jpeg 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p><em><sup>Bunda Lis bersama guru-guru PAUD dan LKP<\/sup><\/em> <em><sup>&#8211;<\/sup><\/em> <em><sup>Dwi bersama guru-guru PAUD<\/sup><\/em><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Riak yang Terus Menyebar<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Kisah dua perempuan enerjik ini merupakan  pengingat: perubahan besar tidak selalu membutuhkan sumber daya besar. Terkadang, yang dibutuhkan hanyalah satu orang yang melihat kekosongan dan memutuskan untuk mengisinya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBatu kecil\u201d yang mereka jatuhkan  bertahun-tahun lalu kini menciptakan riak-riak yang menyentuh kehidupan tak terhitung jumlahnya. <em>Ripple effects.<\/em> Itulah yang terjadi ketika kebaikan dilakukan dengan tulus.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka pertanyaannya sekarang: batu kecil apa yang bisa Anda jatuhkan hari ini? Siapa yang bisa Anda bantu tersenyum? Karena seperti cerita dua perempuan luar biasa ini\u2014kita tidak perlu menunggu menjadi besar untuk memulai.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-28f84493 wp-block-columns-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.44.58-1024x1024.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-28875\" srcset=\"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.44.58-1024x1024.jpeg 1024w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.44.58-300x300.jpeg 300w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.44.58-150x150.jpeg 150w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.44.58-768x768.jpeg 768w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.44.58-12x12.jpeg 12w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.44.58.jpeg 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.45.25-1024x1024.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-28876\" srcset=\"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.45.25-1024x1024.jpeg 1024w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.45.25-300x300.jpeg 300w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.45.25-150x150.jpeg 150w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.45.25-768x768.jpeg 768w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.45.25-12x12.jpeg 12w, https:\/\/wadahfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-03-at-08.45.25.jpeg 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p><em><sup>Bunda Lis mengajar di LKP Al-Hidayah<\/sup><\/em> <em><sup>- Dwi di Leadership Camp 2023<\/sup><\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Author: Grace Sri Maria Namora Situmorang<br>Editor: Zul Herman<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Imagine a small stone falling into calm water. Ripples move outward, slowly at first, then growing wider. That is how kindness works \u2013 small at first, but capable of touching distant shores. &nbsp;Its size never matches its echo. This is the story of two Indonesian women who prove this truth: Listyaningsih, affectionately known as Bunda [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28878,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[10,30],"tags":[160,61,47,13,48,69,158,161,62,56,46,159],"class_list":["post-28865","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-education","category-publication","tag-changing-the-world","tag-collaboration","tag-community","tag-education","tag-empowerement","tag-health","tag-ripple-effects","tag-small-acts","tag-sustainability","tag-wadah-universal-education-initiative","tag-wadahfoundation-2","tag-women"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28865","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28865"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28865\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28890,"href":"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28865\/revisions\/28890"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28878"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28865"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28865"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wadahfoundation.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28865"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}